ANALISIS KONSEP PRAGMATIS DALAM LINGUISTIK MODERN MELALUI PENDEKATAN TINJAUAN LITERATUR KUALITATIF
Kata Kunci:
pragmatik, linguistik modern, penelitian kualitatif, tinjauan pustaka, penelitian perpustakaanAbstrak
Studi ini bertujuan untuk menganalisis konsep pragmatik dalam linguistik modern melalui pendekatan tinjauan pustaka kualitatif. Pragmatik merupakan cabang linguistik yang penting karena mengkaji bagaimana makna dibangun melalui konteks, maksud pembicara, interpretasi pendengar, dan interaksi sosial. Tidak seperti pendekatan struktural yang terutama berfokus pada bentuk linguistik, pragmatik menekankan penggunaan bahasa dalam situasi komunikatif nyata. Studi ini menerapkan penelitian kualitatif dengan desain studi pustaka dan teknik penelitian perpustakaan. Data diperoleh dari sumber sekunder, termasuk buku-buku akademik, artikel jurnal, dan studi sebelumnya yang berkaitan dengan pragmatik, linguistik modern, tindak tutur, implikatur, presuposisi, deiksis, konteks, dan kesopanan. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis tematik dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan menginterpretasikan tema-tema utama yang ditemukan dalam literatur. Temuan menunjukkan bahwa konsep pragmatik sangat penting untuk memahami makna di luar struktur literal dan gramatikal. Konteks berfungsi sebagai dasar interpretasi, sedangkan tindak tutur menjelaskan bahasa sebagai tindakan komunikatif. Implikatur mengungkapkan makna tersirat, presuposisi mengidentifikasi asumsi latar belakang, deiksis menunjukkan referensi yang bergantung pada konteks, dan kesopanan menjelaskan dimensi sosial penggunaan bahasa. Studi ini juga menemukan bahwa pragmatik menjadi semakin relevan dalam linguistik modern karena menghubungkan bahasa dengan wacana, budaya, komunikasi, pendidikan, dan interaksi digital. Penelitian ini berkontribusi pada kajian linguistik dengan menawarkan sintesis konseptual sistematis dari konsep-konsep pragmatik sebagai elemen yang saling terkait dalam interpretasi makna. Oleh karena itu, pragmatik harus dipahami tidak hanya sebagai cabang teoretis linguistik, tetapi juga sebagai kerangka analitis untuk meneliti penggunaan bahasa dalam konteks komunikatif kontemporer.