Peer Reviewer Process
Untuk memastikan kualitas akademik dan integritas riset tertinggi, International Journal of Social Sciences and Humanities (IJSSH) menerapkan proses Double-Blind Peer Review secara ketat. Ini berarti identitas mitra bestari (reviewer) maupun penulis saling dirahasiakan selama proses evaluasi berlangsung, untuk menjamin objektivitas dan menghilangkan bias.
Alur kerja editorial (workflow) terdiri dari tahap-tahap berikut:
1. Penyaringan Awal Editorial (Initial Screening)
-
Setelah naskah dikirimkan, Dewan Redaksi akan melakukan penyaringan awal untuk memastikan naskah sesuai dengan Fokus dan Ruang Lingkup (Focus and Scope) jurnal.
-
Naskah akan diperiksa kepatuhannya terhadap Panduan Penulis (Author Guidelines), persyaratan format, dan kualitas bahasa.
-
Pemeriksaan plagiarisme yang ketat akan dilakukan menggunakan Turnitin. Naskah dengan indeks kesamaan (similarity index) melebihi 20% akan dikembalikan kepada penulis atau langsung ditolak.
-
Naskah yang gagal pada tahap awal ini akan ditolak tanpa melalui proses tinjauan sejawat (Desk Rejection).
2. Tahap Tinjauan Sejawat (Peer Review Stage)
-
Naskah yang lolos penyaringan awal akan ditugaskan kepada setidaknya dua (2) mitra bestari independen yang ahli di bidang yang relevan.
-
Reviewer akan mengevaluasi naskah berdasarkan orisinalitas, ketepatan metodologi, kejelasan penyajian, kedalaman pembahasan, dan kontribusi keseluruhan terhadap bidang Ilmu Sosial dan Humaniora.
-
Standar waktu yang diberikan kepada reviewer untuk menyelesaikan evaluasi adalah sekitar 2 hingga 4 minggu.
3. Keputusan Editorial (Editorial Decision) Berdasarkan umpan balik komprehensif dan rekomendasi yang diberikan oleh reviewer, Editor-in-Chief akan membuat keputusan akhir terkait publikasi. Kemungkinan keputusan tersebut adalah:
-
Diterima (Accept Submission): Naskah diterima untuk dipublikasikan dalam bentuknya saat ini.
-
Perlu Revisi (Revisions Required): Naskah memerlukan revisi (ringan/mayor) berdasarkan masukan reviewer. Penulis harus mengirimkan versi revisi dalam jangka waktu yang telah ditentukan.
-
Ditolak (Decline Submission): Naskah ditolak karena adanya kelemahan fatal pada metodologi, kurangnya orisinalitas, atau gagal memenuhi standar jurnal.
4. Proofreading Akhir dan Publikasi Naskah yang diterima akan melalui proses penyuntingan naskah akhir (copyediting) dan tata letak (layout). Draf pracetak (galley proof) akan dikirimkan kepada penulis korespondensi untuk persetujuan akhir sebelum artikel resmi dipublikasikan secara daring.